Sepuluh ayat di malam hari, Seratus kebaikan di pagi hari
Tidak ada seorang laki-laki yang bangun malam dengan membaca sepuluh ayat, kecuali ketika bangun pagi dicatat untuknya seratus kebaikan atau lebih.
(Thawus bin Kaisan)
Tidak ada seorang laki-laki yang bangun malam dengan membaca sepuluh ayat, kecuali ketika bangun pagi dicatat untuknya seratus kebaikan atau lebih.
(Thawus bin Kaisan)
Mengapa kalian tidak bertasbih dan berdzikir? Apakah kalian lupa bahwa para malaikat mencatat semua perbuatan yang kalian lakukan?
(Atha’ bin Rabah)
Ingatlah Allah saat senang, niscaya Dia akan mengingatmu saat susah. Jika engkau menghadapi sesuatu dari keduniaan maka lihatlah kemana kesudahan yang akan ditujunya.
(Abu Darda’)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah ditanya tentang mana yang lebih baik antara tasbih dan istighfar. Beliau menjawab, “Jika ada baju yang bersih maka wewangian yang dibakar dan air bunga kembang lebih baik untuknya. Namun jika ia kotor, sabun dan air panas lebih baik untuknya. Tasbih adalah parfum orang-orang yang suci, sementara istighfar merupakan sabun para pelaku maksiat dan dosa.”
Tanda-tanda orang yang bijaksana ada lima, yaitu: hatinya selalu berniat suci, lidahnya yang selalu basah dengan dzikir kepada Allah, kedua matanya senantiasa menangis karena penyesalan (terhadap dosa), segala perkara dihadapinya dengan sabar dan tabah, dan mengutamakan kehidupan akhirat dari pada kehidupan dunia.
(Utsman bin Affan)
Komentar